08 Juni 2014

Our "Status"

 Dari pade ikut panas liat persaingan para bakal calon penguasa negara dan wakilnya, mending bahas yang lain aj ahhh...
Beberapa waktu lalu saya mendengarkan kotbah dari salah satu Pendeta wanita yang menurut saya sangat tepat sekali untuk menggambarkan kondisi anak muda jaman sekarang!
Ada satu statment yang membuat saya berpikir dan meringiss, satu kalimat yang mungkin sudah terlalu banyak orang membahas dan mengemukakaknya, tetapi bukan cuma karena kalimat itu tetapi lebih kepada satu penjelasannya yang sangat menarik. Menurut si Pendeta Wanita tersebut, Jaman sekarang lebih banyak Anak Muda yang MINDER,.biasa kan??

Tetapi sama seperti yang diungkapkan diatas, bukan karena kalimatnya, tetapi lebih kepada penjelasannya. dan katanya salah satu faktor yang membuat anak muda mudah minder adalah sosmed, atau sosial media atau media yang baik hati karena punya jiwa sosial.hehehehe

Sebenarnya bukan si SosMed yang salah, cuma penggunanya yang kurang tepat. Coba cermati SosMed kita sendiri, lihat status, foto, tempat, posting dan apapun yang kita masukan kedalamnya, lihat dan cermati lebih banyak mana antara posting yang menunjukan kesuksesan kita atau posting yang menunjukan kegagalan kita?? mungkin dari kita akan melihat banyak "sukses" kita dari pada kegagalan kita. Lihat juga teman-teman yang lain, kurang lebih sama kan?

Kesuksesan yang dimaksud bukan hanya tentang pekerjaan saja, tetapi moment dalam hidup kita yang menurut kita baik menarik menyenangkan membahagiakan dll, misal : posting foto-foto makanan enak direstoran, foto kita sedang disuatu tempat yang bagus, cek in dibeberapa tempat yang indah, status yang membahagiakan, dll..

Yups, memang tidak ada masalah kita mau posting hal-hal tersebut. Saya juga melakukannya..


Tetapi sadarkan kita klo selama ini karena kita melihat hal-hal seperti itu didalam sosmed kita, lambat laun secara bawah sadar kita dituntut untuk dapat menunjukan hal-hal yang "baik" ke kalayak umum, dan tidak sedikit juga rekan atau teman yang tidak bisa melakukan hal yang sama dengan apa yang kita lakukan. Dan hasilnya banyak orang yang merasa hidupnya tidak layak untuk ditampilkan, karena menurutnya, dia tidak bisa seperti teman-teman yang lain, bisa makan-makan enak, bisa jalan-jalan, dll..
Minder, merasa gak ada harga diri, rendah diri menjadi efek negatif yang dirasakan. Mungkin hal ini dirasakan orang lain, teman kita, atau malah kita sendiri yang sekarang ada diposisi itu. Posisi yang sepertinya menuntut kita untuk selalu bisa menunjukan Keberhasilan-Kesuksesan-Kebahagian kita?
Dan kalau kita tidak punya kesempatan seperti itu jadilah kita hidup dalam pembandingan dengan orang lain. Dan Hidup dengan pembadingan dengan orang lain membuat kita tidak bisa mensyukuri apa yang diberikan Sang Agung kepada kita umatNya. Banyak orang yang akhirnya menilai dirinya tidak sebaik orang lain, tidak seterberkati orang lain, dan efek lainnya, atau malah ada orang yang hidup didalam kehidupan orang lain...

Memang ada juga efek yang baik,. Ada beberapa orang yang kemudian ketika melihat kesuksesan orang lain menjadi terpacu untuk dapat menjadi sukses juga, sehingga orang tersebut tidak menjadi rendah diri.

Jadi, mari belajar untuk berhikmah dalam ber-status-ria..

salam
ds.

Tidak ada komentar: